Kamis, 10 September 2020

(terinspirasi dari tulisan seseorang)

Asalnya kehidupanj perempuan terjaga di balik tirai, di balik tembok rumah ayahnya, di balik tembok rumah suaminya. Mereka terjaga dan terpelihara.

Adapun ketika kondisi mengharuskannya untuk keluar. Ada adab dan seperangkat aturan yang wajib ia gigit dengan gigi gerahamnya. Sehingga sulit sekali untuk menemukannya walau hanya sekedar melihat ujung pakaiannya saja.

Namun kini, media sosial telah merubah perilaku sebagian besar perempuan, tabir itu kini telah tersingkap, tembok yang dulu kokoh kini telah runtuh dan rasa malu yang dulu terpelihara kini perlahan tiada. Adab dan seperangkat aturan kini terabaikan, jangankan di gigit dengan gigi geraham, diperintah pegang erat saja malah mereka lepaskan.

Boleh jadi perempuan berada di rumah-rumahnya, dengan pakaian-pakaian yang menutupi dirinya. Namun mereka membuka tabir itu untuk menampakan diri, meruntuhkan tembok yang kokoh hanya demi eksistensi dan mereka rela memangkas malu hanya demi puja puji. Dan kini bagaikan rumah tak berdinding, siapapun bisa melihat dirinya dan semua aktifitasnya.

Kini pandangan lelaki asing yang di dunia nyata tak disukai, namun di dunia maya sangat digemari. Rayuan gombal lelaki yang di dunia nyata sangat menjijikan. Namun di dunia maya sangat diharapkan.

Begitu memilukan kenyataan pada zaman ini, dimana raga-raga mereka berada dirumahnya, namun kecantikannya bisa dinikmati oleh semua orang yang melihatnya. Kini sebagian mahkota itu telah hilang ditelan zaman, dan sebagian mutiara yang berharga kini telah kehilangan kllaunya.

Namun saya percaya dibagian sudut bumi sana, masih ada sebagian perempuan yang terpelihara dibalik tabir, tersimpan dibalik tembok yang kokoh dan terjaga dibalik benteng kemuliaan (bernama rasa malu). Keberadaannya tidak diketahui, mereka tersimpan dan tersembunyi.

“merekalah mahkota yang tak kehilangan kemuliannya, mutiara yang tak kehilangan kilaunya.”

Semoga itu dirimu, wahai saudariku..

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

(terinspirasi dari tulisan seseorang)

Asalnya kehidupanj perempuan terjaga di balik tirai, di balik tembok rumah ayahnya, di balik tembok rumah suaminya. Mereka terjaga dan terpe...